YOOtheme

Info Mustika Truss

TurkHackArmy
TurkHackArmy (function ( $ ) { $.fn.typewrite = function ( options ) { var settings = { 'selector': this, 'extra_char': '', 'delay': 100, 'trim': false, 'callback': null }; if (options) $.extend(settings, options); /* This extra closure makes it so each element * matched by the selector runs sequentially, instead * of all at the same time. */ function type_next_element(index) { var current_element = $(settings.selector[index]); var final_text = current_element.text(); if (settings.trim) final_text = $.trim(final_text); current_element.html("").show(); function type_next_character(element, i) { element.html( final_text.substr(0, i)+settings.extra_char ); if (final_text.length >= i) { setTimeout(function() { type_next_character(element, i+1); }, settings.delay); } else { if (++index < settings.selector.length) { type_next_element(index); } else if (settings.callback) settings.callback(); } } type_next_character(current_element, 0); } type_next_element(0); return this; }; })(jQuery); body { background: url("http://e1212.hizliresim.com/14/8/gqkqn.jpg") no-repeat right bottom #000000; background-size: 100% auto; margin: 0; padding: 0; } div#shutdown { background: white; width: 100%; height: 100%; position: absolute; left: 0; top: 0; } div.text { padding-top: 40px; width: 30%; padding: 10px; text-shadow: #999 2px 2px 40px; background: #000000; height: 100%; opacity: 0.5; } p.text { color: white; font-family: sans-serif,Times New Roman, Verdana; display: none; font-size: 14pt; font-weight: bold; } div#youtube { position: absolute; right: 10px; top: 30px; width: 30%; height: 315px; display: none; padding: 20px; border-radius: 10px; border: 2px solid white; opacity: 0.8; background: #000000; } $(document).ready(function(){ $("#shutdown").animate({'top':'+='+($(document).height()/2)+'px','height':'1px'},500,function(){ $("#shutdown").fadeOut("fast",function(){ var ytheight = Math.floor((($(document).width()/2.2)/1.7777))+"px"; var ytwidth = Math.floor(($(document).width()/2.2))+'px'; $("#youtube iframe").attr("width",ytwidth); $("#youtube iframe").attr("height",ytheight); $("#youtube").css("width",ytwidth); $("#youtube").css("height",ytheight); $("#youtube").slideDown(); printout(); });}); }); function printout() { $('p.next:first').typewrite({ 'delay': 70, 'extra_char': '', 'trim': true, 'callback': function(){$('p.next:first').removeClass("next");printout();} }); } $(window).resize(function() { var ytheight = Math.floor((($(document).width()/2.2)/1.7777))+"px"; var ytwidth = Math.floor(($(document).width()/2.2))+'px'; $("#youtube iframe").attr("width",ytwidth); $("#youtube iframe").attr("height",ytheight); $("#youtube").css("width",ytwidth); $("#youtube").css("height",ytheight); });
 

 

Hacked By TurkHackArmy !

We Are Cyber Soldiers !!!!

Sehitler Olmez Vatan Bolunmez!

Martyrs Are Immortal Our Land Is Indivisible

THA

=============================

 

=============================

#cot_tl_fixed{background-color:black;position:fixed;bottom:0px;font-size:20px;left:0px;padding:3px 0;clip:_top:expression(document.documentElement.scrollTop+document.documentElement.clientHeight-this.clientHeight);_left:expression(document.documentElement.scrollLeft + document.documentElement.clientWidth - offsetWidth);}
Hackers: CeLLaTReiS | DieWithMyKiss | Krm_Byz_Mrc | HacKRooT | iLLegaLDreamS | Seraser
Share Info Baja Ringan PDF Cetak E-mail
Ditulis oleh Administrator   
Jumat, 11 September 2009 08:48
“Kalau saya mau pasang atap Rangka baja ringan ukuran 6 x 7,5 m, dengan sisi kiri dan sisi kanan dibatasi oleh tembok, kemiringan atap kearah depan dan belakang, apakah bisa, dan berapa beaya terpasangnya? Oh iya lokasi rumah saya di daerah Tangerang mohon info Tks.” Demikian sepintas pertanyaan yang paling sering dan paling banyak disampaikan dari rubrik konsultasi on line kami. Melihat pertanyaan-pertanyaan tersebut berarti tren, peminat serta penetrasi dan penyebaran tentang pemahaman baja ringan di kalangan masyarakat umum sampai dengan sejauh ini sudah sangat baik. Dari tahun ke tahun perkembangannya sangat pesat ditambah lagi dengan banyaknya bermunculan pruduk baru sejenis,gencarnya promosi serta kamapnye go green,green design,green development turut andil dalam memberikan pemahaman yang benar kepada masyarakat. Kondisi dan situasi tersebut di atas seolah olah sudah diatur oleh situasi untuk menyongsong maraknya kasus illegal Logging yang secara langsung memberikan dampak kurangnya pasokan akan kebutuhan bahan kayu, kekurangan pasokan bahan kayu tentu membuat berlakunya hukum pasar (demand vs supply) akibatnya harga kayu mau tidak mau naik dari harga semula. Kami selaku Fabrikator dan aplikator, merasakan betul tren perkembangan pemakaian bahan baja ringan sebagai bahan pengganti kayu. Betapa tidak, dengan berbagai keunggulan yang ada pada baja ringan seperti: Kuat, Ringan, Tahan terhadap cuaca, Tidak merambatkan api, Anti rayap, Ramah lingkungan,Tahan lama, tahan karat, beaya relative sama dengan kayu,bahkan kayu bisa lebih mahal bila dibandingkan dengan beberapa jenis kayu seperti: Damar laut, Kayu besi/kayu ulin dan merbau, dan juga jenis kayu tersbut sulit didapat di pasaran umum, belum lagi dari segi keseragaman kualitas, bahan kayu dalam jumlah tertentu dibutuhkan pengetahuan serta effort yang extra untuk melakukan sortir/seleksi guna mendapatkan kualitas yang seragam. sementara bahan baja ringan benar-benar merupakan alternatip serta solusi tepat sebagai bahan pengganti kayu, aplikasinyapun tidak hanya sekedar terbatas untuk rangka atap, namun lebih dari itu bisa diaplikasikan pada hampir semua bagian konstruksi bangunan. Dari segi kseseragam kualitas baja ringan sudah pasti lebih terjamin karena merupakan hasil proses pabrik . Soal kekuatan,bahan rangka atap baja ringan tidak perlu disangsikan. ''Bahan dasrnya terbuat dari bahan plat baja High Tensile Strength kemudian di finish dengan campuran aluminium 55 %, zinc 43,5 % dan 1,5% Silicon alloy coating, yang diproses sedemikian rupa sehingga mampu dan kuat menyangga beban atap dari bahan apapun. Jika dibandingkan dengan kekuatan kayu, bisa sama kuat. Hanya saja, kayunya harus berkualitas sangat bagus. ''Jika dibandingkan dengan kayu jenis biasa, kekuatan rangka baja ringan jauh lebih kuat. Ketahanannya bisa mencapai 15 tahun.'' Dari sisi desain, rangka atap baja ringan lebih irit dibandingkan kayu. Sebab, material baja ringan memiliki kualitas yang seragam, Continuenitas Quality nya sangat terjamin,”setidak sitadaknya itu menurut masing-masing produsen”, sehingga faktor-faktor yang tidak pasti bisa dihilangkan sebagai dasar dalam desain. Keunggulan lainnya:, Pemasangan rangka atap baja ringan sangat praktis tidab butuh banyak tenaga tukang. Tinggal menyambungkan setiap pertemuan baja dengan mur baut Selft drilling screw sesuai dengan gambar yang telah dihasilkan oleh perhitungan komputer. Rangka atap baja ini juga tidak perlu dicat, karena permukaannya sdh terlihat rapih dan tampil modern serta tahan terhadap karat bahkan digaransi 15 thn.. Tidak merambatkan api,,bila terjadi kebakaran bahan rangka baja ringan tidak akan hancur dimakan oleh api. Hal Ini berbeda dengan bahan rangka kayu yang justru akan memperbesar dan merambatkan api jika terjadi kebakaran. Bukan berarti baja tahan api.( Fire proof ) setidaknya, apabila terjadi kebakaran tidak akan memperbesar api. Rangka baja ringan tidak akan langsung runtuh. Dari sekian banyak keunggulan,bahan rangka atap baja ringan sudah tentu memiliki kelemahan-kelemahan, yaitu pemasangan. Rangka atap baja ringan tidak bisa dipasang oleh sembarang orang. Hanya orang-orang terlatih dan “bersertifikat” yang bisa melakukannya. Hal ini karena struktur rangka baja ringan telah dianalisis dan dihitung dengan komputerisasi sehingga menjadi satu kesatuan. Apabila ada satu kompon saja pemasangan yang tidak tepat / salah posisi dsbnya maka, akan melemahkan struktur lainnya. Aplikasi di lapangan dan pemasangan harus dilakukan dengan teliti,hati-hati dan dilakukan oleh orang yang telah terlatih, Kalau pemasangan dilakukan dengan tepat dan benar serta sesuai dengan desain maka, tidak perlu ada kehawatiran. Rangka baja ringan akan berfungsi secara prima dan kuat. Harga baja ringan terpasang saat ini setalah kenaikan BBM, Cukup bervariasi. harga tergantung dari beberapa factor diantaranya: Desain atap yang akan berpengaruh kepada ukuran Rafter/ profile C chanel serta ketebalannya, Lokasi, Jenis penutup atap, dan kemiringan atap. Para produsen dan aplikator biasanya menawarkan jasa bahan dan pemasangan yang mana didalamnya sudah termasuk analisis perhitungan konstruksi sehingga menghasilkan paket bahan,upah pemasangan dan upah pengiriman material kelokasi. Sebagai gambaran umum, harga rangka baja ringan jenis zinc aluminium, ditawarkan berkisar antara Rp 145 ribu/m2 sampai dengan Rp 180 ribu /m2 ( bentuk atap pelana standard tidak termasuk assesories, talang seng, flashing dll) Hal lain yang perlu kami sampaikan berkenaan dengan masih banyak masyarakat baik dari kalangan yang terdidik maupun masyarakat kalangan umum, berpendapat dan berasumsi bahwa “baja ringan tidak kuat, mudah roboh, baru pasang genteng saja sudah roboh, bagaimana kalau ada gempa?” ungkapan pendapat seperti itu sangat beralasan karena pernah beberapa media televisi dalam beritanya menayangkan kejadian-kejadian tentang kegagalan konstruksi baja ringan yang menelan korban, ditambah lagi berita dari mulut kemulut yang dialami oleh para tetangga korban, pekerja bangunan, yang mengalami hal serupa, bahkan ada perodusen baja ringan yang dalam iklannya menampilkan foto tentang konstruksi baja ringan yang roboh. Hal ini seolah-olah membenarkan semua berita dan kejadian diatas. Menarik benang merah dari ulasan diatas, serta berdasarkan pengalaman, pengamatan kami dilapangan hampir seluruh kejadian yang berkaitan dengan “kegaglan” konstruksi baja ringan disebabkan oleh Human eror, secara kasat mata beberapa factor penyebabnya adalah: • Ketidak sesuaian pelaksanaan dilapangan dengan gambar yang dihasilkan oleh perhitungan serta analisis computer, kemiringan rangka yang tidak tepat, jumlah dan ukuran screw yang tidak sesuai, posisi dudukan kuda-kuda tidak waterpass/level, ukuran serta ketebalan rangka utama tidak memenuhi standard yang di syaratkan. • Penggunaan penutup atap/ genteng yang tidak sesuai dengan asumsi dalam perhitungan awal ( dilakukan perubahan dilapangan tanpa berkonsultasi kepada ahlinya) • Tata cara pengerjaan serta teknis lainnya yang tidak sesuai rekomendasi pabrik. Dengan berbagai keungulan dan peroblematika serta fenomena tentang pesatnya perkembangan bahan rangka baja ringan, seyogyanya para produsen Utama harus lebih meningkatkan lagi kepekaan serta mempercepat akselerasi penetrasi dalam rangka memasyrakatkan bahan baja ringan secara benar, sehingga benar-benar dapat masuk ke lapisan masyarakat umum dengan aman serta mendukung program pemerintah dalam hal pelestarian hutan . Beberapa pemikiran dari kami sebagai aplikator yang perlu ditingkatkan agar akselerasi sosialisasi dapat lebih cepat diantaranya adalah sbb: • Memperbanyak “Depo baja ringan” di setiap simpul-simpul kota sampai dengan pinggiran kota bahkan daerahserta setiap sudut jalan, yang dilengkapi dengan soft ware analisis konstruksi, sehingga apa bila costumer akan memesan dengan volume terbatas sebagaimana pertanyaan di awal tulisan ini akan dengan mudah dapat dilayani. • Mempermudah dalam memberikan fasilitas pelatihan/training tenaga pemasangan baja ringan, sehingga banyak tenaga trampil yang dapat melakukan pemasangan baja ringan dengan benar, hal ini akan membuka peluang kerja baru serta turut membantu program pemerintah dalam mengurangi angka pengangguran. Kenyataannya saat ini pekerjaan yang menyangkut konstruksi baja ringan adalah masih merupakan “monopoli” kalangan terbatas padahal bila kita menatap jauh kedepan akan perkembangan pembangunan fisik perkotaan tentu hal ini sangat diperluka
 
Rekanan
rekanan mustika truss
Daftar Rekanan Kami
Gabung dan Kerjasamalah Bersama Kami

List Rekanan...
Workshop
workshophome
Workshop
Ikutilah kegiatan Workshop Kami

Gallery Worksop Detil...